Selasa, 28 Maret 2017

Jenis-Jenis Makanan Yang Dianjurkan Untuk Meringankan Penyakit Arthrits

Jenis-Jenis Makanan Yang Dianjurkan Untuk Meringankan Penyakit Arthrits - Arthrits adalah kondisi dimana sendi kehilangan kemampuan gerak dan kekuatannya yang disertai timbulnya rasa sakit.

Dengan bantuan obat-obatan dan fisioterapi, keluhan arthritis biasanya dapat diringankan. Tapi di samping itu, asupan makanan juga berperan penting untuk meringankan keluhan arthritis.

Diet Untuk Pasien Arthritis

Terdapat beberapa prasyarat bagi diet arthritis yang tepat. Mengikuti anjuran diet akan mendukung upaya pengobatan secara keseluruhan.

Berikut merupakan makanan yang harus dikonsumsi oleh penderita arthritis :

 1. Perbanyak Lemak baik

Kolesterol dan lemak jahat harus dihilangkan dari daftar makanan . Tetapi tidak semua lemak bersifat jahat. Lemak baik pun ada seperti Omega-3 harus dimasukan dalam daftar. Perbanyak Lemak baikempunyai efek anti-inflamasi  pada sendi.

Minyak ikan adalah sumber utama asam lemak omega-3. Selain itu, biji dan minyak biji rami juga dikenal kaya akan asam lemak ini.

Triptofa, zat sejenis lemak baik juga akan membantu memperbaiki kondisi penderita arthritis.

Triptofan bisa mengurangi rasa sakit dalam waktu singkat setelah dikonsumsi.  Kacang tanah, susu kedelai dan biji bunga matahari merupakan beberapa diantara sumber makanan kaya triptofan.

2. Makanan Pencegah Radang 

Konsumsi obat-obatan jangka panjang sebiasanya harus diminimalkan, meskipun penderita arthritis sedang sampai parah tidak dapat menghindari kebutaan akan obat-obatan. Obat-obatan antara lain digunakan untuk meredakan peradangan pada sendi.

Selain dari obat-obatan, efek anti radang (inflamasi) juga dapat didapatkan dari makanan. Bahan makanan tersebut dapat menjadi alternatif untuk mengurangi peradangan yang diakibatkan oleh arthritis.

Buah-buahan dan biji-bijian seperti aprikot dan kenai efektif dalam mengontrol rasa nyeri. Selain itu, jahe kunyit dan bawangt putih juga mempunyai efek anti-inflamasi.

3. Makanan Kaya Flavanoid

Flavanoid merupakan pigmen yang memberikan warna pada buah-buahan. Substansi ini juga berfungsi membantu tanaman mencegah penyakit.

Proses penuaan dan degenerasi tubuh dapat diperlambat oleh flavanoid.

Makanan yang kaya akan flavanoid diantaranya adalah apel, kedelai, bawang, dna teh hijau.

4. Makanan Kaya Antioksidan 

Makanan yang sarat dengan antioksidan harus dimasukkan dalam diet pasien arthritis. Buah-buahan segar dan sayuran merupakan sumber antioksidan yang baik. Jeruk, brokolo, alpukat dan kembang kol merupakan contoh sumber makanan yang mengandung banyak antioksidan. Antioksidan akan membantu mengurangi rasa nyeri yang disebabkan oleh arthritis.

5. Cukupi kebutuhan Vitamin 

Apabila kebutuhan berbagai vitamin seperti D, E, B dan kalsium tidak dapat dipenuhi dari makanan, maka suplemen dapat jadi alternatif untuk memenuhi keurangan akan substansi tersebut.

Pastikan konsultasikan terlebih dahulu sebelum mengambil suplemen untuk meringankan arthritis.

Baca Juga : Manfaat Minyak Ikan 

Jumat, 24 Maret 2017

Makanan Berminyak Yang Harus Dihindari Penderita Nyeri Sendi

Makanan Berminyak Yang Harus Dihindari Penderita Nyeri Sendi - Asupan makanan ternyata dapat mempengaruhi masalah persendian. Para peneliti mengungkapkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari ketika sedang mengalami nyeri sendi.
 Hindari makanan dengan minyak cukup tinggi, yang tinggi lemak trans. Makanan seperti ini dapat menyebabkan inflamasi atau peradangan. Makanan berminyak bisa menambah kolesterol, sehingga terjadi kekakuan aliran darah. Akibatnya, suplai oksigen yang dibawa dalam darah ke otot akan berkurang dan terjadilah inflamasi.

Sendi merupakan bagian penghubung antara dua tulang. Persendian mudah mengalami radang atau nyeri sebab berbagai hal. umumnya diakibatkan oleh cedera saat olahraga, terjadinya kerusakan tulang rawan, atau akibat pergerakan yang salah pada tubuh.

Selain itu, makanan berminyak seperti gorengan bisa memicu kegemukan. Oleh sebab itu, kegemukan sendiri bisa meningkatkan resiko nyeri sendi, terutama bagian lutut yang selalu terbebani.

Mulailah mengurangi makanan berminyak tersebut sebab tak hanya menjadi maslaah persendian, tetapi masalah kesehatan di seluruh tubuh.

Selasa, 21 Maret 2017

Makanan Yang Harus Dihindari Oleh Penderita Diabetes

Makanan Yang  Harus Dihindari Oleh Penderita Diabetes - Diabetes mampu dikendalikan dengan cara mengadopsi pola hidup yang sehat dan seimbang. Diantaranya dengan memperhatikan pola makan atau diet sehari-hai, yang termasuk membatasi atau menghindarisebagian makanan yang dapat memngakibatkan lonjakan gula dalam darah.
Makanan Berminyak
Hal ini dilakukan sebab level gula darah tetap stabil dan juga mencegah komplikasi akibat diabetes, yang bisa berkembang saat kadar glukosa dalam darah tidak terkontrol.

Makanan yang bisa mengandung gula dan lemak lebih baik dihindari apabila anda menderita diabetes, dan sebab itu banyak makanan yang sebaiknya anda hindari.

Makanan Yang Harus Dihindari oleh penderita diabetes

Bukan hanya gula, penderita diabetes pun harus memperhatikan asupan karbohindrat yang dikonsumsi. Begitu pula halnya dengan makanan yang berkolesterol tinggi, sebaiknya dihindari. 

1. Makanan Yang Kaya akan Gula 

Makanan yang kaya akan gula aalah musuh utama dari orang yang menderita diabetes. Sebab makanan dengan kadar gula yang tinggi sangat membahayakan penderita diabetes.

Makanan-makanan ini tersebut akan menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah, sehingga tidak mengherankan apabila sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes. 

Apabila tidak bapat menghidari makanan ber gula, anda bisa memilih makanan yang kadar gula nya minimal. Konsultasikan ke dokter agar mendapat saran dan tips mengontrolnya.

2. Makanan Berkolesterol tinggi

kondisi diabetes mengakibatkan kadar kolesterol baik menurun. Hal ini menyebabkan penderita diabetes rentan terserang penyakit akibat kolesterol tinggi, khususnya penyakit jantung sebab kadar kolesterol yang tinggi bisa mengembangkan plak di dinding arteri.

Oleh karena itu beberapa jenis makanan yang berkolesterol tinggi seperti kuning telur, produk-produk susu tinggi lemak, unggas, daging merah, udang, dan keju alangkah baiknya dihindari atau di batasi.

3.  Jus Buah 

Para peneliti menunjukan bahwa meminum segelas jus buah secara rutin setiap hari bisa meningkatkan resiko terkena diabetes. Bagi penderita diabetes, memakan buah secara langsung lebih disarankan daripada menyajikannya dalam bentuk jus. 

Mengonsumsi buah secara langsung akan memberikan serat atau fiber, sebab itu sangat diperlukan oleh tubuh. Jus buah mengandung karbohidrat yang tinggi. Boleh sesekali penderita meminum jus buah, tetapi, harus dibatasi dan sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

4. Beberapa Buah Dan Sayuran 

Secara umum buah-buahan memang menyehatkan, akan tetapi tidak semua buah-buahan menyehatkan untuk penderita diabetes. Orang yang menderita penyakit diabetes alangkah baiknya menghindari buah-buahan yang mengandung kadar glukosa dan sukrosa yang tinggi. 

Buah seperti mangga dan stroberry bisa mengakibatkan lonjakan kadar gula darah pada penderita diabetes. Begitu pun halnya pada beberapa jenis sayuran yang kaya akan kandungan pati, contohnya kentang dan labu, itu harus dibatasi dengan hati-hati.



Sebagai penggantinya, anda bisa mengganti dengan buah yang kaya gula dengan buah dengan kandungan serat tinggi seperti apel, pir, dan raspberry. Untuk sayuran, anda dapat menggantinya dengan wortel ataupun kacang-kacangan. 


5. Minuman Beralkohol

Minuman berakohol cenderung akan meningkatkan kadar gula darah, dan konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi bisa mengancam penderita diabetes. Keadaan hypoglycemia juga dapat terjadi apabila mengonsumsi alkohol dalam keadaan perut yang kosong. 

Selain itu, konsumsi alkohol berlebih bisa merusak fungsi liver, yang mana akan semakin menyulitkan tubuh untuk mengontrol kadar gula dalam darah.

6. Goreng-Gorengan

Penderita diabetes wajib membatasi konsumsi gorengan, lebih khususnya lagi makanan yang di goreng dengan minyak terhidrogenasi, sebab kecenderungannya untuk menambah kadar kolesterol jahat dalam tubuh, dan lemak trans yang tidak sehat. 

Apabila ingin mengonsumsi gorengan, anda dapat memilih atau membuat gorengan dengan menggunakan minyak olive. Anda bisa memilih makanan sehat yang  makanan yang di kukus atau di rebus.


Selain yang disebutkan di atas, jenis makanan juga sebaiknya dibatasi apabila anda mengalami diabetes, antar lain makanan kaya sodium (contoh kecap), dan produk makanan olahan tepung (pasta,pizza, dll). Jenis makanan fast-food yang banyak di dagangkan dimana-mana sebaiknya dihindari sama sekali, sebab berbahaya bagi penderita diabetes.

Kamis, 23 Februari 2017

Penyebab Ciri-Ciri Rematik Yang Harus Diketahui

Penyebab Ciri-Ciri Rematik Yang Harus Diketahui - Penyakit Rematik merupakan salah satu keadaan RA atau Rheumatoid arthritis yakni merupakan radang sendi kronis yang diakibatkan sebab adanya gangguan pada autoimun. Gangguan pada autoimun yang dapat terjadi disaat sistem kekebalan tubuh yang memiliki fungsi untuk pertahanan dari serangan virus, bakteri, jamu, dll yang keliru menyerang sel serta menyerang di dalam tubuh itu sendiri.


Dan selain penyakit rematik ada banyak penyakit yang mengganggu autoimun yang lain. Misalnya adalah seperti penyakit lupus, multiple sclerosis, dan juga penyakit diabetes tipe 1. Dan untuk penyakit rematik, sistem imun tersebut gagal memberdakan jaringan sendiri dengan mikroorganisme atau benda asing. Sehingga pada akhirnya akan menyerang jaringan tubuh sendiri.

Dan khususnya adalah pada jaringan sinovium yakni pada selaput tipis yang melapisi sendi, dan hasilnya membuat timbulnya gejala pembengkakan sendi, kerusakan, nyeri, radang dan fungsi yang hilang bahkan menimbulkan cacat.

Penyebab Rematik

Penyakit rematik sendiri bisa menyerang hampir semua sendi, tetapi yang paling diserang adalah sendi bagian pergelangan tangan, pada buku buku jari, lutut dan juga engkel kaki. Dan sendi-sendi yang lain yang kemungkinan di serang, termasuk diantaranya adalah bagian sendi tulang belakang, pinggul, leher, bahu, rahang dan juga sambungan diantara tulang yang sangat kecil di bagian telinga dalam.

Dan selain itu juga rematik akan membuat organ tubuh seperti jantung menjadi terpengaruh, pembuluh darah, kulit dan juga paru-paru. Selain itu serangan rematik yang biasa bentuknya simetris ini menyerang sendi yang sama pada kedua sisi tubuh, yang berbeda dengan jenis penyakit osteoarthritis yang umumnya terbatas terletak di salah satu sendi.

Walaupun penyakit rematik merupakan jenis rematik menahun serta sistemik. Tetapi Gejala seranganya yang datang dan juga pergi dan ada saatnya dimana sendi dapat mengalami peradangan serta terasa menyakitkan yang dikenal dengan istilah flare atau suar. Suar ini bisa terjadi apabila tiba-tiba ada suatu sebab yang jelas. Dan kemudian akan diikuti dengan remisi atau juga masa masa dengan sedikit terjadinya peradangan. Dan selama beberapa tahun pertama, penyakit rematik dapat menimbulkan kerusakan serta caat permanen pada bagian sendi.

Penyebab rematik yang sampai saat ini masih belum diketahui dengan jelas, tetapi diduga disebabkan karena kombinasi dari berbagai faktor penyebab rematik.

Penyebab rematik yang sering terjadi adalah :
  • Faktor genetik  
  • Infeksi virus 
  • Perubahan hormon
Biasanya perempuan lebih sering terkena penyakit rematik daripada pria. Dan wanita yang sudah mengalami rematik, kemudian sedang hamil juga sedang menyusui akan membuat kondisi rematik semakin parah.

Baca Juga : Obat Rematik 

Gejala Umum Penyakit Rematik 

Penyakit rematik sangat berhubungan erat dengan asam urat, biasanya penyakit rematik timbul sebab adanya kadar asam urat yang tidak terkontrol selain itu sebab faktor kesehatan dan usia.

Pada setiap orang gejala rematik yang dirasakan berda-beda. Berikut ini beberapa gejala umum dari gejala rematik :

 1. Kekakuan Sendi Di Pagi Hari

Kaku pada persendian lebih dirasakan pada pagi hari dan berlangsung kurang lebih sampai 1 jam, umumnya sering dirasakan pada penderita asam urat sebab berbeda dengan kekakuan dari rematik osteoarthritis yang umumnya menghilang dalam setengah jam

2. Pembengkakan Dan Nyeri Sendi

Apabila sering merasakan nyeri dapat berakibat pembengkakan pada sendi, apabila disentuh akan terasa ngilu dan sakit. Tetapi rasa nyeri dirasakan berbeda dengan sendi sisi kanan atau kiri biasanya pada tangan dan kaki.

3. Adanya Benjolan Atau Nodul  

Sekitar 20% yang mempunyai rematik, umumnya seseorang merasakan adanya suatu benjolan atau dalam bahasa medis disebut dengan Nodul. Akibat peradangan pada pembuluh darah kecil yang berada di bawah kulit. Besarnya bejolan ini sebesar biji kacang hijau atau sedikit lebih besar terletak di dekat persendian. Benjolan tersebut akan terus terbentuk sejalan apabila adanya penyakit lain.

4. Penumpukan cairan


 adanya penumpukan cairan terutama pada pergelangan kaki bagian lutut belakang mempunyai banyak cairan yang sering menumpuk pada lutut disebut kista Baker. Kista pada rematik seperti tumor atau bentuk bola kecil atau seperti kerikil dan terkadang jatuh sampai ke bawah pada betis dan menyebabkan rasa pegal dan sakit. Kista baker juga bisa dialami oleh seseorang yang tidak memiliki rematik. Umumnya karena rasa lelah yang berat.

Selain gejala diatas, rematik juga dapat ditandai dengan adanya gejala seperti flu, sering kelelahan, penurunan berat badan dan nafsu makan yang drastis, usia diatas 40 tahun, riwayat penyakit lainnya.

Rematik merupakan penyakit menahun dan sistematik, tetapi tidak terlalu berbahaya apabila diketahui sejak dini dengan melakukan pencegahan dan pengobatan. Penyakit rematik jika dibiarkan akan menjadi kecacatan permanen di persendian bahkan bisa menimbulkan stroke ringan.

Itulah beberapa Penyebab Dan Ciri Terjadinya Penyakit Rematik. Semoga Dengan Membaca artikel ini bisa mencegah dan mengetahui Penyebab dan ciri-ciri rematik.

Rabu, 22 Februari 2017

Penyebab Nyeri Sendi Dan Pengobatan Secara Herbal

Penyebab Nyeri Sendi Dan Pengobatan Secara Herbal - Nyeri sendi merupakan rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang, menyebabkan pergerakan dan kualitas hidup anda menjadi terganggu. Nyeri sendi dapat berlangsung singkat atau lama. Tingkat keparahan rasa sakitnya juga bervariasi, mulai dari ringan, menengah, hingga parah.

Nyeri Sendi
Penyebab Nyeri Sendi

Berdasarkan jumlah sendi yang terkena, nyeri sendi dikelompokan menjadi dua, yaitu nyeri pada satu sendi dan nyeri pada beberapa sendi.

Pada kasus nyeri di salah satu sendi, sendi lutut merupakan organ yang sering mengalami hal tersebut. Ada beberapa macam penyebab nyeri pada salah satu sendi. Diantaranya :
  1. Chondromalacia patellae atau kerusakan tulang rawan di belakang tempurung lutut.
  2. Haemarthrosis atau pendarahan di dalam ruang sendi akibat retak lutut atau ligamen robek. Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang dalam pengobatan warfarin (obat golongan antikoagulan).
  3. Penyakit Asam urat. Kondisi yang dapat menyebabkan rasa sakit berulang (kambuh), serta panas dan kemerahan pada kulit di sekitar sendi yang mengalami inflamasi ini disebabkan oleh kristal-kristal tajam dari penumpukan zat asam urat. Jempol kaki adalah sendi yang biasanya terkena pertama kali. Selanjutnya, sendi-sendi lain juga dapat mengalaminya.
  4. Pseudogout. Kondisi ini hampir mirip penyakit asam urat, namun kristal-kristal tajam yang terbentuk berasal dari penumpukan kalsium di sekitar sendi. Sama halnya dengan gout, pada awalnya kondisi ini biasanya mengenai jempol kaki.
  5. Traumatic Synovitis atau peradangan pada jaringan yang melapisi sendi dan tendon
  6. Penyakit Osgood-Schlatter. Keadaan 
  7. Patah tulang.
  8. Septic arthritis.
  9. Dislokasi sendi yang terjadi secara berulang.
  10. Kanker.
  11. Infeksi.
  12. Penyakit hemofilia.
  13. Avascular necrosis. Kondisi yang ditandai dengan gejala kerusakan tulang akibat kurangnya pasokan darah.
Baca Juga : Obat Nyeri Sendi 
Faktor Resiko Nyeri Sendi

Sejumlah Faktor yang berbeda bisa menggabungkan dan membuatnya lebih mungkin bahwa seseorang akan merusak sendi. Contohnya atlet lebih lebih beresiko cedera sendi yang bisa menyebabkan kerusakan degeneratif dari non-atlet. Faktor resiko lain untuk kerusakan sendi meliputi : 
  • Umur – kerusakan sendi degeneratif biasanya terjadi pada orang dewasa yang lebih tua; orang tua kurang dari 40 tahun jarang mengalami penyakit arthritis yang terkait.
  • Riwayat keluarga – Orang-orang yang dekat anggota keluarga yang didiagnosis dengan osteoarthritis lebih mungkin untuk juga mengembangkan penyakit ini.
  • Gender – Wanita lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi rematik dibandingkan laki-laki.
  • Cedera – Cedera yang terjadi saat bermain olahraga atau dari kecelakaan, meningkatkan risiko penyakit sendi degeneratif.
  • Riwayat medis – Orang yang lahir dengan sendi cacat atau tulang rawan yang rusak adalah pada peningkatan kerusakan sendi risiko. Tulang dan penyakit sendi juga dapat meningkatkan risiko kerusakan sendi degeneratif seperti penyakit Paget tulang dan septic arthritis.
  • obesitas – Tambahan berat badan menempatkan tekanan lebih pada berat-bantalan sendi, seperti lutut. Demikian juga, obesitas dapat menyebabkan artritis non-berat bantalan sendi seperti tangan. 
Efek kerusakan sendi tidak hanya fisik. Bahkan, gaya hidup dan keungan juga bisa menurun dengan kerusakan sendi.

Atasi Segera dan Obati sampai tuntas apabila nyeri sendi anda juga disertai dengan :

1. Pembengkakan
2. Kemerahan 
3. Kelembutan dan kehangatan di sekitar sendi

Baik, itulah beberapa penjelasan yang dapat kami sampaikan tentang Definisi Penyebab Gejala Dan Pengobatan Nyeri Sendi, semoga bermanfaat dan salam sehat.

Selasa, 21 Februari 2017

Penyebab Meningitis Gejala Dan Pengobatan Secara Herbal

Penyebab Meningitis Gejala Dan Pengobatan Secara Herbal - Meningitis yaitu infeksi pada meninges (selaput pelindung) yang meliputi otak dan saraf tulang belakang. Ketika meradang, meninges membengkak sebab infeksi yang terjadi. Sistem saraf dan otak bisa rusak pada beberapa kasus. Tiga gejala meningitis yang patut diwaspadai adalah demam, sakit kepala, dan leher yang terasa kaku.


Penyebab Meningitis

Seseorang terkena meningitis ketika terjadi peradangan pada meninges yang berfungsi sebagai pelindung otak dan saraf tulang belakang. Meningitis disebabkan oleh lima faktor utama, yaitu bakteri, virus, jamur, amuba dan beberapa penyakit serta kondisi.

Meningitis Akibat Bakteri

Apabila dibagi berdasarkan usia penderita, maka bakteri penyebab meningitis bakterialis adalah :

  • Bayi. Streptococcus grup B, Escherichia coli, Listeria monocytogenes. 
  • Balita dan anak-anak. Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis. Haemophilus influenzae tipe B.
  • Remaja Dan Dewasa. Neisseria meningitidis, Streptococcus pneumoniae.
  • Paruh baya dan lansia. Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis, Listeria monocytogenes.
Neisseria meningitidis yaitu penyebab paling umum meningitis bakterialis. Bakteri ini dapat hidup di dalam hidung dan terggorokan tanpa menyebabkan infeksi. Tapi, ada waktu di mana bakteri ini dapat melawan dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh manusia sehingga mengakibatkan meningitis.

Pada umumnya, orang dewasa mempunyai kekebalan terhadap Neisseria meningitidis. Bakteri ini tidak dapat hidup lama di luar tubuh manusia. Bakteri ini umumnya menyebar melalui kontak langsung atau dari jarak dekat, misalnya melalui batuk, bersin atau berciuman.

Streptococcus pneumoniae juga dapat hidup di hidung dan tenggorokan manusia tanpa menimbulkan infeksi. Tapi ketika sistem kekebalan tubuh manusia turun, bakteri ini dapat menyerang dan menyebabkan meningitis pada bayi, yaitu pada saat sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang.

Penyebab lain adalah  bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini biasanya pertama kali menginfeksi organ pernapasan paru-paru yang kemudian masuk ke aliran darah dan menginfeksi selaput pelindung otak.

Baca juga : Obat  Meningitis

Gejala Meningitis Bakterialis Pada Remaja Dan Orang Dewasa

Jika Anda dicurigai mengidap meningitis bakterialis, Anda harus segera menghubungi rumah sakit terdekat atau segera menuju ke rumah sakit secepatnya. Ada tanda-tanda awal yang mungkin Anda lihat sebelum gejala-gejala yang lain muncul. Meningitis bakterialis memiliki gejala yang muncul secara tiba-tiba dan bisa memburuk dengan cepat.

Jika terjadi demam tinggi disertai dengan pertanda awal di bawah ini, harap segera menghubungi dokter atau langsung menuju rumah sakit terdekat. Sekali lagi, ini merupakan kondisi medis darurat. Tanda-tanda awalnya adalah:
  • Nyeri pada otot dan persendian, misalnya pada tangan dan kaki 
  • Tangan dan kaki akan kedinginan atau bahkan menggigil
  • Kulit pucat atau muncul bintik-bintik merah yang tersebar
  • Bibir terlihat biru
 Gejala Meningitis Bakterialis Pada Anak Kecil Dan Bayi

Anak kecil dan bayi memiliki gejala-gejala meningitis bakterialis berbeda. Ada kemungkinan terjadi pembengkakan pada bagian ubun-ubun pada sebagian bayi yang mengidap meningitis. Gejala-gejala yang mungkin terjadi di antaranya:
  • Terus menerus menangis tanpa alasan
  • Rewel dan tidak mau digendong
  • Kehilangan selera makan
  • Muntah-muntah
  • Pucat dan muncul bintik-bintik merah
  • Sangat mengantuk dan tidak ingin bangun
  • Lunglai dan tidak responsif. Pergerakan yang kaku dan patah-patah
  • Tatapan kosong
  • Muncul benjolan pada fontanel (bagian lunak pada bagian atas dan belakang dari kepala bayi)
  • Refleks tidak normal
 Itulah Ulasan Mengenai Penyebab Meningitis Gejala Nya. Semoga Ulasan Ini Bisa Bermanfaat Bagi Anda.

Minggu, 19 Februari 2017

Penyebab Gejala Penyakit Maag Dan Pengobatan Herbal

Penyebab Gejala Penyakit Maag Dan Pengobatan Herbal -Sakit maaag merupakan istilah yang menggambarkan nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan akibat sejumlah kondisi. Sebutan lain sakit maag yaitu dispepsia.

Sakit maag dapat disebabkan oleh banyak hal, diantaranya akibat luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori, efek samping penggunaan obat anttiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.

Meskipun sakit maag dapat ditangani tanpa perlu berkonsultasi kepada dokter, tetapi pemeriksaan dokter medis tetap perlu dilakukan apabila sakit maag disertai dengan anda menjadi sering muntah, anda menjadi sulit menelan dan mengalami penurunan berat badan, serta apabila anda telah menginjak berusia 55 tahun ke atas.

Apabila anda terbukti sakit maag, maka dokter akan meresepkan obat. Beberapa contoh obat yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit maag yaitu antisida, antagonis reseptor H2 (H2RA), penghambat pompa proton (PPI), alginat, antibiotik, Prokinetik dan obat antidepresan.

Sakit maag termasuk penyakit umum di Indonesia. Menurut data yang dilakukan di beberapa pusat endoskopi di Indonesia terdapat sekitar 7000 kasus maag dengan 86,4 persen dari jumlah tersebut merupakan dispepsia fungsional. Dispepsia fungsional merupakan kondisi sakit maag yang tidak diketahui penyebabnya.

Gejala Sakit Maag

Selain nyeri pada perut bagian atas, gejala sakit maag juga dapat berupa :
  • Rasa Panas Pada Perut Bagian Atas
  • Cepat Merasa Kenyal Ketika Makan Dan Rasa Kenyang  Berkepanjangan Setelah Makan
  • Mual
  • Kembung pada perut bagian atas
  • Refluks ( kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan) 
  • Sering bersendawa
  • Muntah 
  • Nyeri ulu hati atau rasa panas da nyeri di tengah dada (kadang-kadang terasa sampai punggung dan leher) yang muncul ketika atau setelah makanan
Sakit maag yang disertai dengan gejala rasa panas di dalam dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan, adalah kasus sakit maag yang seringkali tejadi.

Baca Juga : Obat Sakit Maag 

Bagi penderita sakit maag, gejala biasanya akan menajdi lebih buruk jika dirinya juga mengalami stres. Selain stres, masuknya udara lewat mulut ketika mengonsumsi makanan juga bisa menyebabkan perut semakin kembung dan frekuensi sendawa meningkat.

Penyebab Sakit Maag

Berikut ini beberaoa kondisi yang bisa menyebabkan sakit maag. Antara Lain :
  • Tukak Lambung (luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung)
  • Infeksi Bakteri Helicobacter Pylori
  • Efek Samping Penggunaan Obat Anti-inflamasi Nonsteroid (misalnya ibuprofen dan aspirin) dan Golongan Nitrat
  • Masalah Psikologi ( misalnya cemas dan stres)
  • Penyakit Refluks Gastroesofagus( pergerakan balik asam lambung menuju kerongkongan)
  • Terlalu Banyak Makan
  • Obesitas
  • Makan Terlalu Cepat
  • Mengonsumsi Makanan Berminyak, Berlemak dan Pedas
  • Merokok
  • Terlalu Banyak Mengonsumsi Kafein, Soda, Atau Minuman Berakohol
  • Terlalu Banyak Mengonsumsi Coklat
  • Konstipasi
Selain Kondisi-kondisi di atas, sakit maag juga dapat terjadi akibat komplikasi suatu penyakit. Contoh-contoh penyakit yang dapat menyebabkan sakit maag adalah penyakit batu empedu, radang pangkreas (pankreatitis), Penyakit iskemia usus (berkurangnya aliran darah di usus), Penyumbatan usus, penyakit celiac, penyakit hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke dalam diafragma), dan kanker lambung.